Macam-Macam Puasa: Puasa Sunnah Dan Pengaruhnya Dalam Taqarrub Seorang Hamba Kepada Rabb-Nya Makruh Puasa

Pembahasan 1
MACAM-MACAM PUASA

Kita akan membicarakan tentang pembagian puasa dari segi halal & haram. Hal itu karena puasa terkadang bisa wajib, terkadang sunnah, terkadang makruh & terkadang haram. Pembahasan mengenai hal itu akan diberikan dlm beberapa permasalahan berikut ini:

Pertama: Puasa Wajib
Puasa wajib adalah puasa Ramadhan, puasa qadha' dari puasa Ramadhan, puasa nadzar, puasa fidyah & kaffarat.

Kedua: Puasa Sunnah
Puasa sunnah adalah puasa nan oleh nash-nash syar'i dianjurkan utk dikerjakan, yaitu:

1. Puasa 6 hari pada bulan Syawwal.
2. Puasa hari Arafah bagi orang nan tak sedang menunaikan ibdah haji.
3. Puasa hari Asyura (puasa pada tanggal 10 Muharram) dgn 1 hari sebelum atau sesudahnya.
4. Puasa hari-hari bidh (putih, yakni hari-hari di saat terjadi bulan purnama-ed), yaitu hari ke-13, 14 & 15 pada setiap bulan Hijriyyah.
5. Puasa hari Senin & Kamis.
6. Memperbanyak puasa pada bulan Sya'ban & Muharram.
7. Puasa Nabi Dawud (sehari puasa, sehari tak puasa).
8. Puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah.
9. Puasa bagi orang nan belum mampu menikah.

Ketiga: Puasa Makruh
Puasa makruh adalah puasa nan oleh nash-nash syar'i dilarang utk dikerjakan, tetapi larangan tersebut tak bersifat keras, karena tak sampai pada tingkat pengharaman. Di antara hari-hari nan dimakruhkan utk puasa adalah:

1. Puasa hari Arafah bagi orang nan menunaikan ibadah haji.
2. Puasa hari Jum'at saja.
3. Puasa hari Sabtu saja.
4. Puasa hari terakhir dari bulan Sya'ban, kecuali jika bertepatan dgn puasa nan telah biasa dilakukan, seperti puasa hari Senin & Kamis.
5. Puasa ad-Dahr. Ini diartikan bahwa harus berbuka pada hari-hari diharamkannya puasa, jika tak berbuka pada hari-hari tersebut, maka diharamkan puasa ad-Dahr.

Keempat: Puasa nan Diharamkan
Puasa nan diharamkan adalah puasa nan oleh nash-nash syar'i dilarang secara mutlak utk dikerjakan, yaitu:

1. Puasa 2 hari raya; Idul Fithri & Idul Adh-ha.
2. Puasa pada hari-hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12 & 13 dari bulan Dzul Hijjah.
3. Puasa pada saat haidh & nifas bagi wanita.
4. Diharamkan bagi wanita melaksanakan puasa tathawwu' (sunnah) jika suaminya melarang utk mengerjakan puasa tersebut.
5. Puasanya orang sakit nan dapat membahayakan dirinya & bahkan bisa mengakibatkan kematiannya. (*1)

Pembahasan 2
PUASA SUNNAH (*2) DAN PENGARUHNYA DALAM TAQARRUB (PENDEKATAN DIRI) SEORANG HAMBA KEPADA RABB-NYA

Setiap kewajiban memiliki 1 nafilah (sunnah) nan mempertahankan keberadaannya serta menyempurnakan kekurangannya. Shalat 5 waktu misalnya, memiliki shalat-shalat sunnah, baik sebelum maupun sesudahnya. Demikian juga dgn zakat, nan memiliki shadaqah sunnah. Haji & umrah merupakan hal nan wajib dikerjakan sekali seumur hidup, sedangkan selebihnya adalah sunnah. Puasa wajib dikerjakan pada bulan Ramadhan, sedangkan puasa sunnah banyak sekali, di antaranya puasa sunnah nan tak pasti, seperti puasa bagi orang nan tak mampu menikah. Puasa sunnah nan ditentukan, misalnya puasa 6 hari di bulan Syawwal, karena barangsiapa mengerjakan puasa ini setelah Ramadhan, maka seakan-akan dia telah berpuasa sepanjang tahun.

Hal tersebut didasarkan pada hadits nan diriwayatkan oleh Abu Ayyub al-Anshari Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dgn puasa 6 hari di bulan Syawwal, maka ia seperti puasa ad-Dahr. ” (*3)

Di antara pengaruh puasa sunnah adalah:
1. Puasa sunnah dapat digunakan oleh seorang hamba utk mendekatkan diri kepada Rabb-nya, karena membiasakan diri berpuasa setelah Ramadhan merupakan tanda diterimanya amal perbuatan, insya Allah. Hal ini karena Allah Jalla wa Ala jika menerima amal seorang muslim, maka Dia akan memberikan petunjuk kepadanya utk mengerjakan amal shalih setelahnya.

2. Puasa Ramadhan nan dikerjakan dgn penuh keimanan & mengharapkan pahala, akan mengharuskan pemberian ampunan atas dosa-dosa sebelumnya. Orang-orang nan berpuasa akan mendapatkan pahala pada hari Idul Fithri, karena hal itu merupakan hari pemberian pahala. Puasa setelah Ramadhan merupakan bentuk rasa syukur terhadap nikmat ini bagi hubungan seorang muslim dgn Rabb-nya.

3. Puasa sunnah merupakan janji seorang muslim kepada Rabb-nya, bahwa musim ketaatan itu akan terus berlangsung & bahwasanya kehidupan ini secara keseluruhan adalah ibadah. Dengan demikian, puasa itu tak berakhir dgn berakhirnya bulan Ramadhan, tetapi puasa itu terus disyari'atkan sepanjang tahun. Mahabenar Allah nan Mahaagung ketika berfirman:

“Katakanlah, Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku & matiku hanyalah utk Allah . . . . ” [Al-An'aam: 162]

4. Puasa sunnah menjadi sebab timbulnya kecintaan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya serta pengabulan do'anya, penghapusan kesalahan-kesalahannya, pelipatgandaan kebaikan-kebaikannya, peninggian derajatnya, serta keberuntungannya mendapatkan Surga kenikmatan. (*4)

[Disalin dari buku Meraih Puasa Sempurna, Diterjemahkan dari kitab Ash-Shiyaam, Ahkaam wa Aa-daab, karya Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ahmad ath-Thayyar, Penerjemah Abdul Ghoffar EM, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]
___
Referensis
(*1). Lihat kitab Haasyiyah Ibni Abidin (II/373), Bidaayatul Mujtahid oleh Ibnu Rusyd (I/298), Mawaahib al-Jaliil karya al-Khaththab (II/405), al-Majmuu', karya an-Nawawi (VI/378), al-Inshaaf karya al-Mardawi (hal. 342).
(*2). Pembahasan tentang macam-macam puasa sunnah ini telah disampaikan sebelumnya, pada pembahasan tentang macam-macam puasa.
(*3). Diriwayatkan oleh Muslim. (Shahiih Muslim bi Syarh an-Nawawi (VIII/56))
(*4). Lihat mengenai puasa sunnah ini dlm kitab Zaadul Ma'aad (I/340), Qalyuu-bii wa Umairah (II/72).
sumber: www.almanhaj.or.id penulis Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ahmad Ath-Thayyar tags: Makruh Puasa, Halal Dan Haram, Macam Macam, Puasa Sunnah, Hari Raya, Ibadah Haji

puasa ad dahr macam macam shalat yang wajib dan haram puasa ad- dahr macam- macam puasa sunah beserta doanya macam macam sholat wajib macam2 puasa ada 7 dan pengertian nya macam2 puasa dan pengertian nya macam macam puasa sunnah dan pengertiannya 5 macam puasa wajib dan dalilnya jenis puasa sunat wajib haram resume macam macam puasa sunnah pengertian puasa dahr pengertian puasa ad dahr puasa ad dahr ajaran islam,puasa sunnah,puasa makruh,puasa wajib,puasa haram,sholat sunnah,sholat wajib,sholat makruh